SOLOK SELATAN | Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Kabupaten Solok Selatan diwarnai dengan aksi nyata yang penuh makna, ketika Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana bersama unsur Forkopimda dan para pelajar melaksanakan kegiatan penanaman pohon, Selasa, 5 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dan menghadirkan suasana yang berbeda dari peringatan seremonial pada umumnya. Udara pagi yang sejuk berpadu dengan semangat kebersamaan antara aparat, tenaga pendidik, dan siswa yang hadir dengan penuh antusias.
Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana tampak tidak hanya hadir sebagai pimpinan, tetapi juga terlibat langsung di tengah kegiatan. Ia berjongkok bersama para siswa, memegang bibit pohon, lalu menanamnya dengan penuh keteladanan yang sederhana namun bermakna dalam.
Kehadiran Kapolres di tengah-tengah pelajar memberikan pesan kuat bahwa kepolisian hadir tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai sosial dan pendidikan karakter di tengah masyarakat.
Para siswa terlihat begitu bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka belajar secara langsung bagaimana menanam pohon, merawatnya, serta memahami arti penting menjaga lingkungan bagi masa depan mereka sendiri.
AKBP M. Faisal Perdana dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara soal ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Ia menegaskan bahwa langkah kecil seperti menanam pohon hari ini akan memberikan dampak besar di masa depan, terutama dalam menjaga keseimbangan alam dan kualitas hidup generasi berikutnya.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda yang menunjukkan soliditas dan sinergi lintas sektor dalam membangun kesadaran kolektif. Semua pihak tampak menyatu dalam satu tujuan yang sama, yaitu menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
Interaksi hangat antara Kapolres dan para siswa menjadi momen yang mengundang perhatian. Tidak ada jarak yang kaku, tidak ada sekat formalitas. Polisi hadir sebagai sosok yang dekat, membimbing, dan memberi teladan.
Penanaman pohon yang dilakukan secara bersama-sama ini menjadi simbol harapan. Setiap bibit yang ditanam mengandung makna tentang masa depan yang lebih baik jika dijaga dan dirawat dengan penuh kesadaran.
Bagi masyarakat sekitar, kegiatan ini memberikan gambaran nyata tentang wajah kepolisian yang humanis. Polisi hadir tidak hanya saat dibutuhkan dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Semangat kebersamaan yang tercipta menjadi cerminan nilai gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Solok Selatan. Kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
Melalui kegiatan ini, Kapolres Solok Selatan berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda yang akan menjadi penentu arah masa depan bangsa.
Aksi penanaman pohon dalam rangka Hardiknas 2026 ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat dimulai dari langkah sederhana, namun memiliki dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan yang lebih baik ke depan.
TIM RMO
Posting Komentar