Bandung | Presiden Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, Hidayatul Fikri, resmi dikukuhkan sebagai Koordinator Team Ketahanan Pangan dan Pembangunan Daerah Tertinggal Aliansi Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN) Se-Indonesia dalam agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang berlangsung di Balai Diklat Keagamaan Bandung pada 20–24 Mei 2026.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan konsolidasi nasional mahasiswa PTKIN yang dihadiri delegasi berbagai kampus Islam negeri dari seluruh Indonesia. Forum Rapimnas ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi gerakan mahasiswa, khususnya dalam merespons isu-isu nasional dan pembangunan masyarakat. ([Instagram][1])
Dalam keterangannya, Hidayatul Fikri menyampaikan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kolaborasi. Ia menegaskan bahwa isu ketahanan pangan dan pembangunan daerah tertinggal merupakan tantangan nyata yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda, termasuk mahasiswa.
“Mahasiswa PTKIN harus hadir sebagai motor penggerak perubahan sosial. Ketahanan pangan dan pembangunan daerah tertinggal bukan hanya isu pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Team Ketahanan Pangan dan Pembangunan Daerah Tertinggal akan fokus membangun gerakan kolaboratif berbasis riset, pengabdian masyarakat, serta pemberdayaan potensi lokal di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan Rapimnas DEMA PTKIN Se-Indonesia sendiri berlangsung dengan berbagai agenda strategis, mulai dari sidang organisasi, diskusi kebangsaan, hingga perumusan program kerja nasional mahasiswa PTKIN. Forum tersebut menekankan pentingnya penguatan peran mahasiswa dalam menghadirkan aksi nyata dan kontribusi terhadap pembangunan bangsa. ([UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung][2])
Pengukuhan Hidayatul Fikri diharapkan menjadi langkah awal lahirnya gerakan mahasiswa yang lebih progresif, solutif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta percepatan pembangunan daerah tertinggal di Indonesia.
Posting Komentar