SUMBAR | Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantaloni, S.Sos., MM, menegaskan bahwa pengosongan dan penutupan kawasan GOR Haji Agus Salim Padang yang dimulai pada Rabu, 17 Juni 2026 merupakan langkah penting dalam mendukung pembangunan dan penataan kawasan olahraga yang lebih modern, aman, serta representatif bagi masyarakat.Menurut Dedy Diantaloni, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menghadirkan wajah baru GOR Haji Agus Salim sebagai pusat olahraga yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembinaan atlet daerah menuju prestasi yang lebih tinggi.
Sebagai orang yang dipercaya memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantaloni menegaskan bahwa seluruh proses pengosongan kawasan telah dipersiapkan secara matang agar pembangunan dapat berlangsung sesuai jadwal tanpa mengabaikan aspek keselamatan masyarakat.
Ia mengimbau seluruh warga agar mematuhi kebijakan penutupan sementara kawasan GOR Haji Agus Salim dan tidak melakukan aktivitas di dalam area pembangunan selama pekerjaan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keamanan masyarakat sekaligus mempercepat proses revitalisasi.
Dedy Diantaloni menjelaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar mempercantik tampilan fisik kawasan, tetapi juga menciptakan fasilitas olahraga yang lebih lengkap, nyaman, tertata, dan mampu menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.
Revitalisasi kawasan GOR Haji Agus Salim juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan berbagai event olahraga, baik tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Dengan fasilitas yang lebih modern, Sumatera Barat memiliki peluang lebih besar menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan bergengsi.
Di tengah proses pembangunan, Dedy Diantaloni menyadari akan muncul ketidaknyamanan bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan kawasan GOR Haji Agus Salim untuk berolahraga maupun beraktivitas. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengajak masyarakat memberikan dukungan demi terwujudnya fasilitas yang jauh lebih baik.
Menurutnya, hasil pembangunan nantinya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda, komunitas olahraga, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas yang membutuhkan ruang publik berkualitas sebagai sarana berolahraga dan bersosialisasi.
Dedy Diantaloni juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban, mematuhi imbauan yang telah disampaikan, serta mendukung kelancaran seluruh tahapan pekerjaan.
Dengan dimulainya pengosongan kawasan GOR Haji Agus Salim, Dedy Diantaloni optimistis cita-cita menghadirkan kawasan olahraga modern yang menjadi ikon baru Sumatera Barat akan segera terwujud. Ia berharap seluruh masyarakat dapat bersabar selama proses pembangunan berlangsung karena hasil akhirnya akan menjadi kebanggaan bersama dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan olahraga di Ranah Minang.
Revitalisasi GOR Haji Agus Salim merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga di bawah kepemimpinan Dedy Diantaloni, S.Sos., MM, dalam menghadirkan kawasan olahraga yang modern, aman, nyaman, serta mampu menjadi pusat pembinaan atlet dan ruang publik berkualitas bagi masyarakat.
TIM RMO
Posting Komentar