Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta Wujudkan Amal Jariyah untuk Almarhumah Ibunda Melalui Wakaf Sumur Bor di Batang Anai

PD. PARIAMAN, SUMBAR | Di balik tugas besar sebagai Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta juga menunjukkan sisi kemanusiaan melalui sebuah wakaf yang akan terus memberi manfaat bagi masyarakat. Pada Minggu, 5 Juli 2026, beliau meresmikan Wakaf Sumur Bor di Musholla Nurul Yaqin, Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Peresmian tersebut bukan sekadar penandatanganan sebuah fasilitas umum. Wakaf itu dipersembahkan atas nama almarhumah ibunda tercinta, Hj. Kastarini binti Padmo Wisastro, sebagai amal jariyah yang diharapkan terus mengalir bersama setiap tetes air yang dimanfaatkan masyarakat.

Suasana sederhana namun penuh kekhidmatan menyelimuti rangkaian kegiatan. Hadir dalam kesempatan itu Dansat Brimob Polda Sumbar, jajaran Satbrimob Polda Sumbar, personel Polres Padang Pariaman, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Bagi masyarakat Korong Kelok Licin, keberadaan sumur bor merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan. Air bersih menjadi penunjang penting bagi aktivitas ibadah di Musholla Nurul Yaqin maupun kebutuhan sehari-hari warga sekitar.

Kini, fasilitas tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air untuk berwudu, menjaga kebersihan lingkungan musholla, serta menunjang berbagai aktivitas masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.

Dalam sambutannya, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan yang diberikan untuk mewujudkan wakaf tersebut.

Beliau menuturkan bahwa wakaf sumur bor itu dipersembahkan khusus atas nama almarhumah ibunda tercinta sebagai amal jariyah yang manfaatnya diharapkan terus mengalir.

Kapolda Sumbar berharap setiap orang yang memanfaatkan air dari sumur tersebut dapat memperoleh kemudahan dalam beribadah maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Beliau juga memohon doa agar Allah SWT menerima amal wakaf tersebut, mengampuni segala dosa almarhumah Hj. Kastarini binti Padmo Wisastro, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Ketika air mulai mengalir dari sumur yang baru diresmikan, senyum masyarakat pun terlihat. Bagi warga, air bersih bukan hanya fasilitas, tetapi bagian dari kebutuhan pokok yang sangat berarti.

Apresiasi masyarakat mengalir atas kepedulian Kapolda Sumbar yang memilih menghadirkan manfaat nyata melalui wakaf yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kehadiran jajaran Brimob bersama personel kepolisian dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat terasa sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan nilai gotong royong yang terus hidup di tengah kehidupan bermasyarakat.

Wakaf sumur bor ini diharapkan menjadi sumber manfaat yang terus mengalir dari waktu ke waktu. Selama air itu dimanfaatkan, harapan akan pahala yang terus mengalir bagi almarhumah tetap hidup dalam setiap tetesnya.

Peresmian tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah kebaikan tidak selalu diukur dari besarnya nilai, melainkan dari manfaat yang dapat dirasakan oleh banyak orang.

Di Musholla Nurul Yaqin, air bersih kini hadir sebagai penunjang ibadah dan kehidupan warga. Di sisi lain, wakaf itu menjadi wujud bakti seorang anak kepada ibundanya yang telah berpulang, sekaligus meninggalkan jejak pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat.

Polri Presisi tidak hanya hadir melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Wakaf sumur bor yang diresmikan Kapolda Sumbar Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta menjadi salah satu wujud pengabdian tersebut.

TIM RMO

0/Post a Comment/Comments